Selasa, 21 Februari 2017

10 tips dasar petualangan,Mau aman?

Suasana alam pegunungan Mamasa Sulawesi Barat

Keindahan alam yang diincar oleh para penggiat petualangan untuk menghiasi latar belakang selfie dalam sebuah foto menjadi salah satu penyebab sumber malapetaka dari adanya sebuah kecelakaan di alam yang akhir-akhir ini menghiasi timeline sosial media. Siapa yang harus disalahkan? Well, you have to admit, no one else but you. Tidak ada pihak manapun yang bisa disalahkan atas sebuah kecelakaan dan tidak ada yang bisa dituduh sebagai penyebab sebuah tragedi. “Safety doesn’t happen by accident, it should be prepared before the accident happen”
Mamasa Sulawesi Barat
.Keinginan dan finansial yang memadai dalam melakukan petualangan tidaklah cukup untuk dijadikan acuan dalam berkegiatan namun ada banyak hal yang mesti diperhatiakan agar segala sesuatunya berjalan dengan baik,semuanya wajib disusun dengan baik mulai awal keberangkatan hingga kembali ke tujuan dalam ilmu petualangan biasa disebut dengan manajemen perjalanan,bagi orang-orang yang bergelut dibidang kepanduan dan kepecinta alaman ini merupakan pengetahuan wajib tapi se ahli apapun seseorang pasti tidak luput dari yang namanya kelalaian.berikut ini adalah tips singkat dalam memepersiapkan sebuah perjalanan atau petualangan:
1. Cari Tahu Medan yang akan Kamu Datangi
pengetahuan yang cukup atas medan yang akan didatangi adalah hal wajib untuk diketahui,Setidaknya, googling nama tempat yang akan kamu datangi dan mencari tahu segala informasi terkait dari orang-orang yang pernah berkunjung ke tempat yang dituju. jadi kamu bisa menyiapkan segala sesuatunya sesuai dengan fungsinya.
bertanya sebelum lanjut

2. Tempatkan Dokumen Penting di Tempat yang Aman
Tidak perlu sebuah dry bag yang yang mungkin menyita tempat dan harga yang mahal, kantongan kresek/plastik lebih aman karena kalau hanya untuk Dokumen atau lebih khususnya identitas pribadi seperti KTP atau paspor yang merupakan hal penting untuk mengidentifikasi diri kamu apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
photo credit: popsugar
photo credit: popsugar 
3. Jangan Sampai Saltum (Salah Kostum)
Itulah gunanya poin nomor satu, ketika sudah tahu tempat yang akan didatangi, kita bisa mulai menyusun pakaian apa yang sesuai untuk dibawa. Contohnya, apabila kamu akan berlibur ke pantai, tentunya pakaian bertema summer akan sangat mendukung foto selfie kamu dengan latar laut yang biru atau pasir pantai yang putih, dan juga lebih nyaman dipakai di area pantai. Apabila kamu berniat untuk mendaki gunung, kamu harus menyiapkan pakaian berbahan lebih tebal karena udara gunung yang biasanya lebih dingin.
Ayunda pinus

4. Are You Going for an Adventure? Sudahkah Kamu Tahu Standar Peralatan dari Aktivitas Tersebut?
Adalah kesalahan yang sangat fatal ketika kamu tidak mengetahui medan yang akan kamu temukan sebelum memulai sebuah perjalanan berisiko. Memutuskan untuk melakukan sebuah petualangan, berarti sudah harus memiliki pengetahuan dasar tentang safety gears. Apa yang perlu dipersiapkan ketika mendaki sebuah gunung? Sepatu trekking, jaket, celana trekking, baju ganti, jas hujan, tas yang nyaman, tenda, alat masak, sleeping bag, logistik atau bahan makanan. Ini adalah merupakan hal dasar yang harus diketahui. Bukan bermaksud menyudutkan, tetapi saya pribadi sangat tidak menoleransi para pendaki yang pada akhirnya berjumpa dengan kesulitan saat pendakian karena mereka tidak membawa basic gears yang seharusnya
mereka sudah tahu dari awal. That’s kind of a silly mistake.
sumber:zonalibur.com
zonalibur.com
 5. Obat Khusus
Tepat setelah basic gear adalah obat-obatan. Ketika traveling, jangan pernah berharap kalau kita bisa menemukan toko obat di manapun. Lebih baik untuk membawa obat-obatan pribadi, sehingga tidak akan mengganggu aktivitas liburan kalian.
sumber:otomotif.liputan6.com
sumber gambar:otomotif.liputan6.com
6. Siapkan Ruang untuk Darurat Logistik Pribadi
Benar sekali, ketika kita berpergian bersama teman-teman, pastinya ada salah satu orang yang ditugaskan untuk membawa makanan tim. Tapi kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan, mungkin saja salah satu dari kita terpisah dari rombongan, dan harus survive sendiri. Di sinilah peran persiapan logistik pribadi bekerja. Selalu siapkan ruang untuk membawa setidaknya roti, minuman dan beberapa kudapan untuk dikonsumsi pribadi, dan jangan pernah dikeluarkan atau dimakan jika bukan karena keadaan darurat.
usulan penulis cemilan darurat saat kepepet
7. Hormati Kultur dan Peraturan Setempat
Beberapa destinasi wisata sudah dikelola dengan baik oleh pihak pariwisata lokal, di sinilah tugas kita sebagai wisatawan pendatang untuk menghormati peraturan yang sudah dibuat.  Patuhi peraturan yang ada untuk menghindari hal-hal berbahaya yang tentunya sudah diperhitungkan oleh pihak pengelola. Ketahuilah medan, jangan membahayakan dirimu dengan melakukan hal-hal yang sudah pasti terlihat berbahaya.
menunggu dan melihat lalau izin

8. Know Your limit
Social media impacts are getting bigger, and now people can easily portray themselves in a way that they want to be seen. Agar terlihat seperti petualang sejati, beberapa orang berlomba-lomba berfoto selfie, mencari tempat yang sudah tidak didatangi orang banyak sehingga terlihat hanya tinggal mereka dan alam, kemudian mengunggah ke sosial media dan merasa sangat bangga ketika beberapa followers meninggalkan pesan dengan sebutan “wow, keren bisa sampai ke tempat itu”.  “Tempat itu” adalah tempat berbahaya yang seharusnya tidak dipijaki oleh manusia. Orang bisa mengelak “tidak ada tanda dilarang kok”, tetapi sebaiknya kita ketahui limit diri sebelum memutuskan untuk pergi ke sebuah tempat yang berisiko. Apakah kita mempunyai kemampuan yang dibutuhkan dan sanggup untuk pergi ke sana? Jika tidak yakin, maka jangan pergi. Jangan hanya karena untuk sebuah pujian, kemudian memaksakan sesuatu yang kita sendiri tidak yakin untuk melakukannya.
menuju pedalaman mamasa

9. Pelajari Benar Risiko yang akan Didapat dari Sebuah Petualangan
Persiapkan diri dan mental kamu untuk menghadapi risiko dari sebuah keputusan yang kamu ambil. Deal with all the consequences that will come to you afterwards. Siapkan dua plan yang akan kamu lakukan jika rencana tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Ketika risiko dari sebuah petualangan adalah nyawa, pertanyakan pada dirimu sendiri, sudah siapkah kamu? 

pedalaman mamasa


10. Izin Orang Terdekat
Tidak dapat dipungkiri, izin orangtualah yang akan mengantarkan kita pulang dengan selamat kembali ke pelukan mereka. Banyak yang menyepelekan hal ini, tapi tahukah kamu bahwa doa orangtua terhadap anaknya adalah doa yang paling akan dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa? Mintalah izin sebelum pergi, jelaskan apa saja aktivitas yang akan dilakukan, dan bertanggungjawablah kepada orangtuamu dengan berkata “Wherever I go for travel, there always be a place called home”
dokumentasi di mamasa sulawesi barat
.
Mungkin ini adalah sebagian kecil yang bisa kamu lakukan untuk menghindari munculnya headline baru yang membahas tentang kecelakaan saat traveling. Terkikis rasanya hati saya mendengar tanggapan bahwa traveling adalah hal yang berbahaya. Tidak ada hal yang berbahaya apabila kita mempersiapkan segala hal dengan baik. so selamat mengembara,hehe

INGAT SELALU PADA TUHAN DAN ORANG-ORANG YANG MENANTIKAN KEPULANGAN KITA.


-sumber:indonesiakaya.com,pengalaman,dokumentasi menjelajah di kabupaten mamasa sulawesi barat bersama ujung pandang riset dan googling

Share:

Sabtu, 11 Februari 2017

Sesena Padang

    Sesena padang atau yang biasa disingkat dengan sespa merupakan kecamatan yang berada di kabupaten mamasa Provinsi sulawesi Barat dengan kondisi alam yang bisa dijadikan destinasi perjalanan bagi para penggiat petualangan,perjalanan saya kali ini merupakan perjalanan yang cukup berkesan setelah sekian lama tidak melakukan perjalanan ke lokasi-lokasi yang membutuhkan tenaga ekstra dan manajemen perjalanan yang jitu.
    Perjalanan kali ini adalah perjalanan riset tentang sosial kemasyarakatan yang dilakukan oleh ujung Pandang riset yang berkantor di kota makassar provinsi Sulawesi Selatan,jadi boleh dikata ini pejalanan lintas provinsi dan bukanlah sebuah perjalanan rekreasi yang hanya ingin menikmati suasana alam yang ada di kabupaten mamasa.namun dalam tulisan ini saya tidak membahas tentang metodologi dan segala kegiatan inti yang dilakukan oleh ujung pandang riset,cuma lebih kepada catatan perjalan sederhana,oke langsung saja di baca

Senin : 22 Januari 2017,Pukul 14:00 Workshop tentang tata cara pelaksanaan riset dan bincang-bincang tentang letak geografis kabupaten mamasa sembari ngopi menjalin keakaraban dengan para relawan upr sampai selesai dan kembali ke rumah masing-masing untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk berangkat ke kabupaten mamasa.Pukul 22:00,berangkat dari titik pertemuan di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar dengan kondisi cuaca hujan,terdiri dari 22 orang dengan menggunakan 11 motor.Pukul 00:58 rombongan sampai di SPBU bojo untuk istirahat sembari menikmati kopi dan mengisi lambung yang mulai komat kamit,tempat ini merupakan tempat yang ideal untuk beristirahat karena SPBU ini di lengkapi dengan berbagai fasilitas yang kami butuhkan dan jarak tempuh ke kota pare-pare kurang lebih 5 km karena sebelumnya rombongan telah melewati 2 kabupaten yakni kabupaten maros dan kabupaten pangkep.untuk sampai di kabupaten mamasa provinsi sulawesi barat terlebih dulu melewati,maros,pangkep,barru,pare-pare,pinrang,dan polman.
Selasa : 23 Januari 2017,Pukul 07:00,rombongan kembali memacu kendaraan,melewati pare-pare langsung menuju Polman,pukul 10:00 rombongan memasuki gerbang kabupaten polman dan berhenti untuk menunggu rombongan yang masih dibelakan sembari mengabadikan momen dengan berfoto-foto setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju mesjid agung polman,Pukul 11:00 kami sampai di mesjid agung disini kami gunakan untuk istirahat,membersihkan diri sambil menunggu waktu sholat dzuhur.Pukul 13:20 perjalanan dilanjutkan.Pukul 18:22 sampai di kota mamasa,tapi kali ini jumlah rombongan sudah berkurang dikarenakan beberapa relawan upr langsung ke lokasi yang telah ditentukan,yang sampai di kota tersisa 2 motor dari 11 motor yang berangkat.Pukul 20:20 istirahat dan membincangkan persiapan.
Rabu : 23 Januari 2017 Pukul 10:30,setelah bersih bersih dan sarapan saya star ke kantor desa satanetean,kecamatan Sesenapadang ditemani oleh saudara agus salim untuk mengambil data daftar kepala keluarga yang berada di desa tersebut untuk keperluan riset ujung pandang riset,setelahnya saudara agus melanjutkan perjalanannya ke desa Malimbong yang juga masih di kecamatan sesenapadang.
Perjalanan menuju satanetean memakan waktu kurang lebih 2 jam dikarenakan kondisi jalanan yang sebagian besar masih tanah berlumpur dan mendaki,di wilayah ini baru sebagian jalanan yang layak dilalui kendaraan roda dua.
14:30 saya melanjutkan perjalanan ke desa orobua selatan setelah segala urusan di kantor desa satanetean selesai,kurang lebih 1 jam perjalanan ke kantor desa orobua selatan saya tempuh dengan berjalan kaki di jalanan yang menanjak dengan beban di pundak semakin membuat nafas naik turun maklum kurang lebih 2 tahun tidak melakukan perjalanan di medan yang penuh tanjakan.Pukul 16:20 saya sampai di kantor desa orobua selatan namun kantor desa tutup tidak ada aktivitas,saya pun melanjutkan perjalanan ke rumah kepala desa yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor desa hanya saja jalanannya penuh dengan tanjakan,tiba di rumah kepala desa saya masih harus menunggu pak desa yang sedang ke kebun.
17:30 Akhirnya Pak desa Orobua selatan pulang dari kebun dan langsung menyapa,saya menjelaskan maksud dan tujuan sembari memberikan beberapa lembar dokumen sebagai legalitas saya mengunjungi desanya,diapun menawarkan untuk menginap di rumahnya selama saya beraktivitas di desa yang di pimpinnya.

sampai disini saja saya menulisnya semoga karena aktivitas selama disana tidak bisa saya uraikan disini,untuk dokemntasi kegiatan silahkan klik Dokementasi upr mamasa 2017.

Nb.
-Untuk mengunjungi dusun-dusun yang ada di Orobua Selatan ada baiknya memakai jasa pengantaran Masyarakat setempat agar mudah dalam segala hal,perongkosannya bisa dinegosiasikan langsung.
-Jumlah dusun di Orobua Selatan berjumlah 5 dusun,datanya lengkap
-Desa Satanetean berjumlah 4 dusun dan data kepala keluarga bisa di dapatkan di Kantor desa pada hari kerja.
-Untuk mengunjungi dusun yang berada di desa satanetean lebih banyak di tempuh dengan berjalan kaki,bila ingin memakai motor hendaknya memakai motor yang diperuntukkan untuk medan ekstreem.
-Terimakasih saya ucapkan pada seluruh tim Ujung Pandang Riset yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk bergabung.
Bapak kepala desa Orobua Selatan Pak Timotius beserta jajarannya yang telah menjamu dengan begitu baik.
Bapak kepala desa Satanetean,bapak soleman S Pd beserta Sekdes pak David Atas suguhan kopi dan diskusinya.
Mahasiswa KKN UNASMAN yang berlokasi di desa Orobua Selatan terima kasih untuk segala pelayanannya dan diskusi tentang prospek Kabupaten Mamasa.
Teman teman relawan UPR yang penuh canda terimakasih atas segala bantuannya,semoga kita bisa berjumpa dalam petualangan berikutnya.

  
   
Share:
Scroll To Top